PELANTIKAN PENGURUS D.P.D P.P.S.I KABUPATEN BOGOR AKAN MENGGELAR JAMBORE PESILAT DI DISTADION PAKANSARI SELAMA DUA HARI

Kabupaten Bogor, 23 Februari 2026. Dewan Pimpinan Daerah (D.P.D) Persatuan Pencak Silat Indonesia (P.P.S.I) Kabupaten Bogor berencana menggelar Jambore 1.000 Pesilat se-Jawa Barat pada bulan April tahun ini di area Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini akan diikuti ribuan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Barat, sekaligus menjadi momentum pelantikan Ketua DPD dan DPC PPSI Kabupaten Bogor.

Diketahui, Dodi Sangadipati terpilih sebagai Ketua PPSI DPD Kabupaten Bogor setelah melalui proses pemilihan (KONFERDA) yang digelar pada 28 Desember 2025, dengan dua calon yang bersaing dalam pemilihan.

Ketua DPD PPSI Kabupaten Bogor terpilih periode 2026 – 2031, Dodi Sangadipati, S.Kom mengatakan, jambore tersebut bukan hanya ajang silaturahmi antar pesilat dan jawara, tetapi juga upaya membangkitkan dan melestarikan warisan budaya leluhur. Ucapnya.

“Di bawah langit Tatar Sunda, seribu pesilat bersatu dalam satu napas, satu tekad, satu jiwa. Langkah mereka bukan sekadar gerak, tetapi getar warisan karuhun yang hidup kembali. Bumi Pajajaran menjadi saksi, Jambore Seribu Pesilat se -Jawa Barat dan pelantikan Ketua DPD dan DPC PPSI Kabupaten Bogor bukan hanya seremoni, melainkan pengukuhan sumpah ruhani untuk menjaga kehormatan, melestarikan budaya, dan menguatkan silaturahmi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jambore akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang mencakup unsur budaya, spiritual, hingga pembinaan organisasi. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Jambore 1.000 Pesilat. Selanjutnya, akan digelar pasanggiri atau kompetisi antar perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta festival seni dan bakat dari masing-masing daerah.

“Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Sawala Jawara yang berisi pemahaman organisasi bagi para ketua paguron, serta pembinaan mental, spiritual, dan wawasan bela negara bagi para pesilat muda,” jelasnya. Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan diawali dengan upacara adat Ngistrenan Raja sebagai bentuk refleksi sejarah dan penghormatan terhadap warisan budaya leluhur. “Prosesi ini menjadi simbol kilas balik kejayaan masa lalu di tanah Bogor, sekaligus pengingat peran pesilat sebagai penjaga tradisi,” tegasnya. “Setelah itu, para pesilat akan mengikuti arak-arakan mengelilingi kawasan Stadion Pakansari, yang dilanjutkan dengan gelar seni budaya dan atraksi pencak silat,” sambungnya.

Tak hanya itu, Dodi juga menjelaskan, Rangkaian kegiatan tersebut juga akan menjadi momen pelantikan resmi Ketua dan pengurus DPD dan DPC PPSI Kabupaten Bogor. “Pelantikan di hari kedua. Melalui jambore pesilat ini, DPD PPSI Kabupaten Bogor berharap dapat mempererat persatuan antar pesilat, memperkuat nilai-nilai budaya, serta mendorong pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,” tutupnya.

salam P.P.S.I., Budi – Bakti – Sakti., P.P.S.I., Digjaya !!

Bidang Digital Sosial Media Planer DPW P.P.S.I Jawa Barat || #CS979

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

REKOMENDASI TAYANGAN