KOLABORASI PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT, KODAM III/SILIWANGI DAN DPW P.P.S.I JAWA BARAT

Bandung, 16 Maret 2026, Pengurus DPW P.P.S.I Jawa Barat bersama Kodam III/Siliwangi yang diwakili oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam III/Siliwangi) melaksanakan audiensi dengan Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, SH., bertempat di Kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat / Gedung Sate, Kota Bandung.

Dalam pertemuan tersebut, DPW P.P.S.I Jawa Barat menyampaikan program strategis pelestarian seni tradisi pencak silat sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Jawa Barat. Program ini diharapkan menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, komunitas seni, serta masyarakat luas.

DPW P.P.S.I Jawa Barat juga mendorong kebijakan agar pencak silat dapat dimasukkan sebagai muatan lokal wajib di sekolah-sekolah di Jawa Barat, guna menanamkan nilai budaya, kedisiplinan, dan semangat bela negara sejak dini. Selain itu, DPW P.P.S.I Jawa Barat mengusulkan agar Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memiliki kompetensi dasar pencak silat sebagai bagian dari penguatan kapasitas dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, SH., menyampaikan dukungan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan pencak silat yang diinisiasi oleh DPW P.P.S.I Jawa Barat. Namun demikian, beliau menekankan bahwa implementasi program tersebut harus dipersiapkan secara matang, khususnya dalam hal ketersediaan sumber daya manusia.

Gubernur menyoroti bahwa saat ini keberadaan pelatih pencak silat mulai terbatas, sehingga perlu ada langkah konkret untuk mencetak dan menyiapkan pelatih secara berkelanjutan. Selain itu, beliau juga menyinggung mulai berkurangnya pelaku seni pendukung, seperti penabuh alat musik tradisional (terompet pencak silat), yang menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian dan kekayaan tradisi pencak silat.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa DPW P.P.S.I Jawa Barat telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih. S.E., M.M., serta kerja sama dengan Kodam III/Siliwangi sebagai bentuk sinergi antara unsur budaya dan pertahanan wilayah. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui pencak silat, baik dari aspek seni, olahraga, maupun pembentukan karakter bela negara.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan harapan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, TNI, dan DPW P.P.S.I Jawa Barat sebagai organisasi pencak silat yang konsisten dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan budaya asli Indonesia di Jawa Barat.

Salam P.P.S.I., Budi – Bakti – Sakti., P.P.S.I., Digjaya !!

Bidang Digital Sosial Media Planer DPW P.P.S.I Jawa Barat || #CS979, #Ivan

2 Responses

Tinggalkan Komentar Anda

Email anda tidak akan dipublish. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

REKOMENDASI TAYANGAN